TZR5TqAmRmw5YZI4TZR6TqG6THuuaVbZfKCwaV1=
Deskripsi
Suasana sejuk dengan pepohonan rindang amat terasa saat memasuki sebuah gang kecil di Dukuh Kacu, Desa Banget, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus. Di ujung gang itu, terdapat sepetak tanah kosong dibantaran sungai kecil yang ditumbuhi oleh beberapa pohon beringin besar.
Terlihat daun pisang dan sisa makanan di bawah salah satu pohon itu. Dari keterangan warga sekitar mengatakan di tanah itu dimakamkan tokoh cikal bakal Dukuh Banget yang bernama Mbah Pendek.

Tak disangka Dukuh Kacu, yang terletak di Desa Banget ini menjadi bagian dari kisah perjalanan Dampo Awang di Kabupaten Kudus. Menurut cerita maayarakat, pada masa itu daerah ini bagian pesisir dari Selat Muria (lautan yang memisahkan Pulau Muria dengan Pulau Jawa). Di sana Dampo Awang pernah singgah untuk memperbaiki kapalnya yang bocor.

Di pesisir Selat Muria itu, hidup seorang ulama’ bernama Mbah Pendek. Beberapa sumber mengatakan, Mbah Pendek sebenarnya warga Dukuh Jetak, Desa Kedungdowo yang datang untuk membuka lahan permukiman dan memutuskan untuk tinggal di sana.

Ketika itu Mbah Pendek, melihat Dampo Awang yang tengah sibuk memperbaiki kapalnya yang bocor. Mendekatlah Mbah Pendek untuk membantu Dampo Awang menambal kapal tersebut dengan tanah liat

Ditengah proses memperbaiki kapal, tak sengaja sapu tangan Dampo Awang terjatuh ke tanah. Setelah kapal itu diperbaiki, Dampo Awang mengucapkan terimakasih kepada Mbah Pendek dan bergegas melanjutkan perjalanannya.
Dari peristiwa tersebut Mbah Pendek kemudian memberi nama daerah itu dengan nama Kacu. Kacu merupakan istilah yang digunakan orang Jawa dalam menyebutkan sapu tangan.

Suyadi mengungkapkan, sampai saat ini masyarakat Kacu tidak mengetahui secara pasti kiprah Mbah Pendek. Namun mereka berspekulasi, bahwa Mbah Pendek juga melakukan dakwah agama Islam sebagaimana para ulama’ dan mubaligh pada umumnya.
Dari masyarakat ada yang mengatakan kalau Mbah Pendek merupakan keturunan dari Sultan Kamaludin yang dimakamkan di Dukuh Jetak, Desa Kedungdowo, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus.

Rupanya ada yang unik dari Mbah Pendek ini. Hingga kini, masyarakat Kacu tidak mengetahui secara pasti letak makam dari Mbah Pendek. Berdasarkan cerita para leluhur, diakhir hayatnya Mbah Pendek berdiam diri dan moksah (meninggal namun tidak diketahui makamnya) di bantaran sebuah sungai kecil di Dukuh Kacu.
“Meskipun belum mengetahui secara pasti letak makam dan kiprah Mbah Pendek. Masyarakat Kacu tetap menghormatinya dengan menyebutnya dalam setiap doa yang dipanjatkan dan melakukan manganan di daerah itu

Sumber isknews

5396033999485366164

:

:

Lengkapi isian dibawah untuk mengajukan pertanyaan, informasi, dan laporan.

Mulai dari desa RT dan RW, kecamatan, kota / kabupaten

Tulis catatan disini untuk keterangan lainnya

KIRIM